Operational Framework EWEC:
Survive • Thrive • Transform

Halaman ini adalah ringkasan action-oriented untuk membantu tim program, pemerintah, dan mitra menerjemahkan Global Strategy kesehatan perempuan, anak, dan remaja menjadi rencana implementasi di tingkat negara/daerah.

Country-led Equity & human rights SDG-aligned Data & accountability

Catatan: isi di halaman ini berupa parafrasa/ringkasan untuk edukasi & navigasi, bukan salinan kata-per-kata.

Apa itu Operational Framework?

Tujuan, audiens, dan cara pakai

Operational Framework membantu mengubah strategi global menjadi aksi nyata: perencanaan, koordinasi, pembiayaan, penguatan sistem, kemitraan, serta mekanisme akuntabilitas. Sifatnya adaptif—bukan checklist kaku— sehingga bisa disesuaikan dengan konteks negara, beban penyakit, kapasitas sistem, dan kebutuhan kelompok rentan.

  • Untuk siapa: pemerintah, donor, civil society, swasta, komunitas, tim program kesehatan/SDGs.
  • Untuk apa: memetakan prioritas, menyelaraskan peran, dan mengukur kemajuan dengan indikator.
  • Bagaimana dipakai: gunakan 9 ingredients sebagai kerangka kerja implementasi & review berkala.

3 Pilar: Survive, Thrive, Transform

Makna pilar & outcome yang dituju

Survive

Fokus pada pengurangan dan pengakhiran kematian yang dapat dicegah pada ibu, bayi baru lahir, balita, dan remaja melalui layanan esensial yang berkualitas dan akses yang merata.

Essential services Quality of care Equity

Thrive

Melampaui survival: kesehatan fisik & mental, gizi, perkembangan, pendidikan, perlindungan, dan peluang agar perempuan, anak, dan remaja mencapai potensi penuh.

Well-being Nutrition Adolescent health

Transform

Menciptakan lingkungan yang memungkinkan: kebijakan, kepemimpinan, pembiayaan, kesetaraan gender, sistem data/akuntabilitas, serta aksi multisektor—untuk perubahan yang berkelanjutan.

Enabling environment Accountability Multisector Finance effectiveness

9 Ingredients for Action

Kerangka implementasi yang bisa Anda jadikan checklist kerja
01 — Kepemimpinan negara
Bangun platform koordinasi multipihak yang dipimpin pemerintah dan inklusif (termasuk remaja/komunitas), untuk menyelaraskan prioritas, rencana, dan monitoring di tingkat nasional hingga subnasional.
02 — Pembiayaan yang selaras & adil
Selaraskan sumber dana dengan prioritas negara, kurangi fragmentasi, perkuat penganggaran berbasis hasil, serta pastikan alokasi pro-equity untuk kelompok yang tertinggal.
03 — Keterlibatan komunitas & advokasi
Dorong partisipasi bermakna komunitas dalam desain program, umpan balik layanan, serta advokasi hak dan akses—terutama untuk kelompok rentan.
04 — Akuntabilitas & review kemajuan
Tetapkan mekanisme monitoring, review, dan pembelajaran; publikkan komitmen & kemajuan; dan hubungkan data dengan pengambilan keputusan serta perbaikan program.
05 — Penguatan sistem kesehatan
Perkuat kualitas layanan, SDM kesehatan, supply chain, pembiayaan layanan, rujukan, dan sistem informasi kesehatan agar layanan esensial tersedia merata.
06 — Aksi multisektor
Sinkronkan lintas sektor (kesehatan, pendidikan, gizi, WASH, perlindungan sosial, gender, lingkungan) untuk mengatasi determinan kesehatan dan memperluas dampak.
07 — Prioritas untuk potensi individu
Pilih intervensi yang meningkatkan perkembangan, pembelajaran, dan perlindungan, agar perempuan/anak/remaja tidak hanya survive tetapi thrive dalam jangka panjang.
08 — Kapasitas di setting rapuh & humanitarian
Pastikan kesinambungan layanan esensial dalam krisis: rencana kontinjensi, standar humanitarian, perlindungan, serta pendekatan berbasis risiko untuk populasi terdampak.
09 — Riset & inovasi
Dorong riset yang relevan konteks, inovasi implementasi, dan scale-up yang terbukti efektif—dengan fokus equity, serta pembelajaran berkelanjutan.

Peran Mitra

Cara stakeholder berkontribusi tanpa tumpang tindih

Pemerintah & pemangku kebijakan

  • Memimpin prioritas dan integrasi ke rencana nasional/subnasional.
  • Menetapkan regulasi, standar, dan mekanisme akuntabilitas.
  • Menguatkan pembiayaan dan tata kelola lintas sektor.

Civil society & komunitas

  • Advokasi hak, inklusi, dan equity.
  • Umpan balik kualitas layanan dan social accountability.
  • Mobilisasi komunitas, edukasi, dan perlindungan kelompok rentan.

Mitra pembangunan

  • Selaraskan dukungan dengan rencana negara (hindari fragmentasi).
  • Perkuat kapasitas teknis, data, monitoring dan pembelajaran.
  • Koordinasi pendanaan berbasis hasil dan transparansi.

Sektor swasta

  • Inovasi produk/layanan dan perluasan akses berkualitas.
  • Investasi bertanggung jawab dan dukungan supply chain.
  • Kemitraan berbasis kebutuhan negara dan perlindungan hak.

FAQ

Menjawab intent pencarian paling umum
Apa itu Operational Framework EWEC?
Ini adalah kerangka kerja operasional untuk membantu menerjemahkan Global Strategy EWEC menjadi program dan rencana implementasi di tingkat negara/daerah, dengan fokus hasil Survive–Thrive–Transform dan 9 area aksi (ingredients).
Apa bedanya framework ini dengan strategi globalnya?
Strategi global menjelaskan visi, tujuan, dan target. Operational framework lebih “praktis”: cara menggerakkan kepemimpinan, pembiayaan, sistem, kemitraan, dan akuntabilitas agar strategi dapat dijalankan efektif.
Bagaimana cara pakai 9 ingredients untuk kerja harian?
Gunakan sebagai checklist: (1) pilih 2–4 ingredient prioritas sesuai gap terbesar, (2) buat indikator & baseline, (3) tetapkan peran stakeholder, (4) review per kuartal untuk memperbaiki implementasi.

Download & Resource Resmi

Sumber rujukan lengkap

Untuk konten lengkap, grafik, dan detail rujukan implementasi, gunakan dokumen resmi (PDF) dan situs resmi EWEC.

SEO note: Jika Anda ingin halaman ini “nendang” di Google, buat 9 halaman turunan (1 ingredient = 1 halaman), lalu internal-link bolak-balik (hub-and-spoke). Itu biasanya cepat menaikkan topical authority.